Ketua DPRD Sumut Meninggal dikeroyok Masa

Diposting oleh Deta on Selasa, 03 Februari 2009

Inalilahi WainaIlaihi Rojiun......

Saya turut berduka untuk Alm. Ketua DPRD Sumatra Utara Abdul Azis yang telah berpulang pada 3 Februari 2009 kemarin...

Pas liat di TV kemaren gw beber-bener kaget n bengong atas kejadian ini...
solanya menurut pemberitaan di TV One, Abdul Azis, ketua DPRD Sumatra Utara meninggal karena adanya Demo di Gedung DPRD.

Para Demonstran berlaku anarkis, dan ketika Pak Azis Keluar, para demonstran melakukan penganiayaan,
Menurut Otopsi Dokter, beliau meninggal akibat Serangan Jantung, dan ditemukan ada beberapa luka di tubuh nya.
Abdul Azis meninggal dunia pukul 13.00, beberapa menit setelah dievakuasi dari Gedung DPRD menggunakan mobil polisi. Sebelumnya, ia mendapat perawatan di Rumah Sakit Gleneagles Internasional, Medan.

Abdul Aziz Angkat merupakan politisi Partai Golkar. Dia dilantik menjadi Ketua DPRD Sumut pada Kamis, 27 November 2008 lalu melalui sidang paripurna istimewa di DPRD Sumut. Ia menggantikan Abdul Wahab Dalimunthe yang mundur gara-gara mencalonkan diri sebagai anggota DPR dari Partai Demokrat. Ade Mayasanto/Persda Network

Kabarnya, Pengamanan Demo ini emang belum maksimal, jumlah polisi gak sebanding dengan banyaknya Demonstran.

Emang kenapa c ta para demonstran itu bisa anrkis banget gtu???
Kabarnya para Demonstran itu menuntut agar rekomendasi pembentukan Provinsi Tapanuli segera diputuskan. Tapi pada saat itu agenda tidak membahasnya.
Dan, mereka marah lalu bersikap Anarkis, sehingga terjadilah peristiwa pemukulan Ketua DPRD itu.

Padahal menurut Eka Sentosa (Ketua Panja Pembentukan Daerah Otonom DPR) “Segala sesuatunya tentang rencana pemekaran Provinsi Tapanuli Utara sebagaimana diatur dalam undang-undang sudah memenuhi sarat untuk dimekarkan. Di DPR, sebetulnya hanya tinggal pengesahan di tingkat paripurna sambil menunggu sikap resmi DPRD Sumut, apakah menolak atau menerima. Itu saja, ”

Dan bahkan gw liat ada Peti Mayat juga yang diusung kedalam Gedung. Yang katanya menandakan "Matinya Demokrasi Disana"
Tp akhirnya yang meninggal adalah Ketua DPRD Sumatra Utara.

Sebenernya keuntungan dan Kekurangan Pemekaran Tapanuli itu apa c???
salah satu keuntungannya adalah agar derah tertinggal dapat dengan cepat mendapatkan pelayanan langsung dari pemerintah pusat dan tidak bergantung lagi secara penuh pada propinsi atau daerah yang selama ini menjadi perpanjangan tangan dari pemerintah pusat, daerah ingin mandiri dan bisa menentukan nasibnya sendiri.

Kerugian:
Yang di khawatirkan pemekaran ini sebenarnya diinginkan oleh sekelompok calon pemimpin daerah yang kalah bukan rill dari masyarakat. Mereka berupaya menggalang massa untuk mendirikan wilayah baru agar ia bisa menjadi bupati/wali kota di daerah yang dimekarkan itu.

Untuk mendekati masyarakat agar setuju dengan konsep pemekaran wilayah, para elite mendekati tokoh-tokoh masyarakat. Para tokoh ini lalu diminta ikut menyosialisasikan keinginan pemekaran wilayah itu. Lama-lama, muncullah kekuatan dan kesepakatan di kalangan masyarakat yang menginginkan pemekaran wilayah.


Nah, menurut kalian siapa yang seharusnya bertanggung jawab?? POLISI kah?? Para Demonstran kah?? Anggota DPR kah???


Kalo menurut gw c sebagai warga Indonesia yang baik, mereka sebaiknya gak bersikap anarkis gitu,,, kayanya sekarang banyak Demonstrasi yang akhirnya merusak fasilitas, dan banyak merugikannya dibanding manfaatnya.

Seharusnya Demonstrasi itu untuk mendukung Rakyat dan mengingat kan pihak-pihak yang bertanggung jawab...

huft.... gw sedih ngeliat Indonsia sekarang...
apakah karena hasutan-hasutan pihak yang tidak bertanggung jawab?? atau demontrasi dibayar??

hm....... Apakah akan ada lagi penodaan Demokrasi di Indonesia???
Demokrasi menurut gw kita bebas berpendapat dan saling menjalin hubungan baik antara pemerintah dan Rakyatnya.
bukannya bersikap anarkis dan katanya untuk kepentingan dan membela Rakyat???
bukankah kalo anarkis gitu malah merugikan Rakyat???

Nah,,, ini seharusnya menjadi pembelajaran buat kita semua,,, agar DEMOKRASi di Negeri ini bisa berjalan dengan baik, ini bukanlah tanggung jawab orang lain...tp ini adalah tanggung jawab gw, kamu dan kita....
Semoga Bangsa ini menjadi lebih baik lagi...

source: Nias Post, humbahas.blogspot.com,

{ 28 komentar... read them below or add one }

suryaden mengatakan...

masyarakat memang sudah geram...
ini baru kerikil dalam sepatu, memang gampang mencari siapa yang salah, tapi alangkah bagusnya dapat memetik hikmah dari peristiwa konyol ini, pemerataan memang tidak merata sejak dahulu, tapi kenapa dibiarkan saja...

nie mengatakan...

aku ada baca beritanya di koran, tapi simpang siur..yg jelas, serem ya..
tp kasian juga sih.

HeLL-dA mengatakan...

Iya, sangat disayangkan, hak mereka utk berunjuk rasa malah harus berakhir seperti ini.
:(

kodokodon mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
Keris mengatakan...

kalau sudah seperti ini siapa yang patut disalahkan?

fuda mengatakan...

@atas : weee, hati2 kak. ini bacaan public, jgn mengundang sara ^^

innalillahi.. smoga amalnya di terima dsisinya. dan masuk syurga.

ga ada yg bisa di tuding. baik aparat maupun masyarakat pendemo. smuanya salah. ke amanan kurang. masyarakatnya juga anarkis. demo kan peru ijin dari aparat setempat.

wekekeke.

oyi det. ho oh ganti templit biar smangat ngebog. dapet nyomot dari Btemplates apa yah namanya.."Gramophonica" di edit sdikit biar bagus ekekeke.

bukannya kesambet. cuma lagi sdikit waras.iya dong. jadi author harus sdkit kritis. hihihihi

Cebong Ipiet mengatakan...

salah semua....
dapet nol semua.... bonus dosa dari Yang Maha Kuasa

parrrraaaaah....

Atca mengatakan...

tiap baca atau denger berita yang kaya gini cuman bisa koment Prihatin..dan semoga bangsa ini semakin dewasa menyikapi suatu masalah..jangan dengan cara anarkis seperti ini.

Benazio R.P mengatakan...

woooh kok bis sampe gitu ya parah banget .. anarkis gila ckckck .. gimana nih indo ckckck ..

ya ampun baru sadar kalo yang punya blog ini cewe hahahaa

presy__L mengatakan...

heeh..gw juga kaget waktu baca beritanya di koran..
katanya medan multikultural,,tapi koq makin menegaskan orang2 medan pada serem2..??

lagian klo tapanuli dijadiin provinsi.yg ada banyak kota2 lain yg bakal ikutan..sok2 mandiri..padahal ujung2nya juga dapet dana dari DAK,DAU,,

eh..anak akuntansi juga ya?? sama dong..
salam kenal

masmoemet mengatakan...

gak mudeng akuntansi

didiet mengatakan...

yg bener sakit jantung atau apa ya...kan pihak keluarga menyangkal ada nya tidakan anrkis ....

pakdejack mengatakan...

bapakku caleg ne!! kuatir juga dgr berita kyk gitu..

Brian mengatakan...

Kebebasan yang terlalu bebas

ipanks mengatakan...

Innalilahi WainaIlaihi Rojiun...

turut berduka cita.yah begitulah gambaran situasi sekarang ini

aNGga Labyrinth™ mengatakan...

Yang harus diperiksa tentu aja yang mengajukan izin pelaksanaan demo ini.

Harusnya klo berani mengajukan izin udah bisa menguasai medan dan mengendalikan masanya dong,,

demo kok ngerusak...

Lyla mengatakan...

iya.. saya juga liat di trans tv... inilah wajah politik di indonesia... mungkin kedepannya bia lebih arif dan bijaksana tanpa perlu adanya demo sampai merenggut nyawa ...

Kampanye Damai Pemilu IndonesiA 2009 mengatakan...

innalillahi wa inna ilaihi rajiun
yang dibutuhkan sekarang adalah persatuan guna membangun bangsa
tapi kenapa kok pada ingin memisahkan diri sih *nggerundel sendiri*

-eRos-

elmo mengatakan...

haizt..yang jelas serem!! indo ini emang bener2 anarkis dah

Dillah mengatakan...

mah rakyatnya aza mo dimanfaatkan... ;D

bocah gatel mengatakan...

turut berduka cita aja..
aku sedih juga wktu liat beritanya di tv..
masi aada aja orang2 yg primitif..

fajarseraya mengatakan...

salam kenal yaaa...maen ke blog saya boss...

Deta Deswi Diatika mengatakan...

@ Suryaden
Ya, jangan sampai kita mudah diprovikasi
@ Nie
Bangget.....
@ HeLL-dA
Banyak orang menyayangkan kejadian ini da...
@ kodokodon
Maaf komentarnya saya hapus, benar kata Fuda, ini menyangkut Sara..
@ Keris
Semua salah kalo menurut saya...
@ Fuda
AMIN....
hehehe, fuda mantep lho template nya sekarang...
@ Cebong Ipiet
^_^
@ Atca
Amin mba atca...
@ Benazio R.P
iya ben, gw juga khawatir...
WHAT?????? kok baru nyadar c ben???
Ckckckckck......
@ presy__L
Salam kenal juga ^_^
@ masmoemet
Saya juga dalam proses untuk Mudeng yang namanya Akuntansi... hehehe
@ didiet
Emang ada adegan pemukulan c mas, tp kayanya terlalu shock, jd menyebabkan penyakit jantungnya Kumat...
Asagfirulahaladzim....
@ pakdejack
Yah, kalo bisa mengemban amanat rakyat, Insyaallah Rakyat pun akan percaya dan berharap gak akan ada orang yang mudah terprovokasi hal-hal konyol gtu lagi...
@ Brian
Yup, janganlah menodai Demokrasi....
@ ipanks
iya, mengerikan yah mas ipank...
@

blagabloger mengatakan...

@ aNGga
Yup... setuju ama kamu... semua kudu ada tanggung jawabnya yah...
@ Lyla
Iya Mba,,, semoga kejadian ini gak terulang lagi yah ^_^ AMIN...
@ Kampanye
seep...

boykesn mengatakan...

saya turut berduka cita atas kejadian yang sangat membuat malu bangsa ini...

Zippy mengatakan...

Kasian banget...
Gue nggak tega liat'x waktu dipukul, sempat di syooting tuh...
Babak belur euy muka'x...

juliach mengatakan...

Sikap ngak gentleman dan main kroyok ... bikin aku tak suka tinggal di Indonesia

sohai mengatakan...

wah..... deta perhatian ya ma DPRD kami.


emang tuh kroyokan. kasian jg nengoknya.


semoga gak terjadi kyak gnie lagi.


apalagi saya melihat ada mahasiswa yang ikut²


karena di bayar dengan 25 rbu.


saya sebagai mahasiswa yang ada di medan



sangat perihatin dengan teman² saya sesama



mahasiswa.

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar dan kritik yang sopan dan relevan dengan artikel, untuk link exchange bisa disampaikan di cuap-cuap Box. Terimakasih atas komentarnya ^_^

Follower