Asal mula Brownies

Diposting oleh Deta on Rabu, 28 Januari 2009

Assalamualaikum.....

huft,,, kemaren-kemaren sempet gak punya ide lagi...(masukin password), tp sekarang gw pengen bahas tentang Brownies dan pelajaran yang bisa kita dapetin dari Brownies... kue bantet, jelek, agak pait, gagal, tp banyak dicari semua orang....
laper emang suka memberikan Insiprasi... huwahahahha...




Brownies sekarang udah jadi sesuatu yang banyak dicari-cari orang, banyak kreasi baru, ada banyak juga jenisnya... mulai dari Badam, Kukus Walnut, Kismis dan banyak lagi deh.

Brownies bisa dimakan sendiri, dikasih ke Pacar, di jadiin bingkisan, oleh-oleh, dan paling enak kalo dimakan bareng bareng ama orang yang kita sayang, apalagi kalo dimakan bareng deta, makin manis deh nanti rasanya... makanya, kalo ada yang punya brownies, saya siap kok nemenin makan.... wkwkwkkwkw

Cerita ini tak sadur dari Brownies lovers, tp lupa URlnya...(maaf yah ^_^)
Yuph.... ini dia cerita awalnya kue ini beredar...

Awalnya ada seorang pembuat kue Cokelat, dimasa krisis ekonomi, minimnya modal dan penjualan pun menurun, dia coba-coba untuk membuat kue cokelat, dari sisa modalnya.

Kue coklat yang ingin ia buat ialah semacam kue bolu atau black forest yang seperti kita tahu memiliki struktur kue yang lembut dan mengembang. Ia mulai membeli bahan-bahan adonan kue, lalu sampai akhirnya pukul empat pagi kue itu baru selesai dibuat.

Saat ia mencicipi kue yang ia buat dengan sisa modal fisik dan finansial yang dimiliki, tak dinyana ternyata hasilnya tidak seperti yang dituliskan pada buku resep, hasilnya tidak seperti yang ia inginkan. Kue itu tidak mengembang, bantet dan tidak selembut kue bolu ataupun black forest yang ia bayangkan. Pemuda itu merasakan ini merupakan kegagalan yang amat sangat. karena kekecewaannya itu akhirnya kue itu ia tinggalkan begitu saja di atas meja.

Saat sang pembuat merasa putus asa, ternyata ada seorang temannya yang biasa menjualkan hasil kue buatannya. Sang teman lalu tanpa sepengetahuan sahabatnya menjual kue tersebut. Ia pikir, seperti biasa temannya membuat kue untuk dijual.

Serta merta ternyata tanggapan konsumen pun beragam, ”Ini kue baru ya ? enak banget nich. Besok saya pesan satu loyang.” ”Kok ada kue baru gak bilang – bilang? Saya khan bawa duitnya cuma sedikit, besok bawa lagi ya…” dengan terheran – heran ia bingung dengan tanggapan konsumen tersebut. Bukankah ini kue yang biasa saya jual, pikirnya. Setelah ia mencicipi ternyata memang kue ini lain dari biasanya.Meskipun tidak selembut dan empuk biasanya tapi terdapat rasa yang khas, rasa coklat yang cukup dominan serta aroma coklat yang sangat kental.

Dengan bergegas pulang ke tempat temannya yang sedang muram kecewa, beberapa hari ke depan tidak akan jualan dulu karena duitnya sudah habis untuk membuat kue coklat tersebut pikir sang pembuat kue.

Dengan tergopoh – gopoh sang teman memberitakan berbagai macam kejadian yang telah ia alami saat menjual tadi pada temannya yang telah membuat kue itu. Antara rasa tidak percaya, haru, dan senang segera merubah kondisi hatinya.

Akhirnya ia pun bersemangat untuk membuat ’kue gagal’ itu. Karena aroma dan rasa coklat yang khas itu akhirnya ia memberi nama kuenya dengan nama ’brownies’.

Coba deh simak ini....

“…Sesungguhnya jika kamu bersyukur, kami pasti akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (Ibrahim : 7)

Memang yah Allah memberikan kita cerita yang begitu bagus dan tidak disangka-sangka Ending nya...

Awalnya memang sulit tapi itu semua tergantung kita bagaimana menyikapinya...

kalau kita berburuk sangka pada yang kuasa, maka akan terjadilah hal yang butuk pada kita...

kalau kita bisa bersyukur atas apa pun yang diberikan Allah pada kita,, kita pasti akan menikmatinya..

karena Allah akan terus memberikan nikmat yang lebih, dan lebih lagi.

Kita juga musti Inget, Nikmat bukan berarti harta benda.....

Dan semoga kita bisa menyadari sebuah makna yang terkandung dari segala kesulitan kita akhirnya, karena Allah tidak akan meninggalkan umatnya....

{ 19 komentar... read them below or add one }

Herrybj mengatakan...

Pertamaxxxxxx dulu,,,,, Baru Baca....

Herrybj mengatakan...

wkwkwk, pengen maem bronis juga!!!!! laper2

Irfan mengatakan...

Ohw.. ternyata brownies itu kue yg gagal ya ?
tapi enak uy ! :D
.
Wah, pesen satu, deta ! hahaha

Brigadista mengatakan...

kurang ajaaaarr,.... pantesan dimeja makanku nggak ada,.. dibawa ke blog ini ya brownisku,...!!!

minta duuunk!!!

Nee mengatakan...

aku ga suka brownies... entah kenapa,tiap makan brownies, aku pasti pengen muntah.
Tapi awal cerita brownies keren ya.
terus pesen mu juga, kita harus berbaik sangka kepada Tuhan kita, karena apa yang telah terencana untuk kita, pasti suatu hal yang baik buat kita. Iya tak? :D

bang diod mengatakan...

bronis itu yg nama pilem kan >???


:lol:

babe mengatakan...

brownies, akku sukkaaaaaaaaa.......

Atca mengatakan...

brownies si hitam manis..
roti gagal yang uenakkk

didiet mengatakan...

asal mula brownies...hmmm gk perlu asal mula deh setauku brownies tu warna coklat terus rasanya nyam..nyam...nyammmmyyyyy apalagi dikasih ama deta...mauuuuu, kapan ya deta kasih aku

Deta Deswi Diatika mengatakan...

@ Herrybj
Wah,,, tadinya aku mau yg Pertamax... udah keduluan... hahahha,, selamet yah ^_^
Silahkan ngiler2 dulu..hahahha
@ Irfan
Ok, tak buatin yg special buat mas Irfan..hehehe
@ Brigadista
wah... Ketauan...
*Kabooor...
@ Yup,,, setuju juga mba..
Wah,,, kalo nti di kasih brownies, buat deta aja mba...deta siap nampung..hohohoho
@ Bang Diod
Ho'oh... pemeran utamanya Marcella Zalianti..kalo gak salah..
@ babe
Deta juga sukaaaaaaa..
@ Brownies,,, kaya deta hitam manis lalu bikin orang muntah liatnya..
wkwkwkkw... Boong Ding...

Syamsul Alam mengatakan...

kremus2. ni lagi baca sambil makan brownies.......

Wkwkkwkwkwkwk....... kok lupa url sih? HIhihihi...

Lynx mengatakan...

haduu.. jadi pengen beli brownies deh..

ntar pas udah sampe Bandung, mampir ke Amanda ah.. huehehehe..

acik2..

Eh, main2 ke blog ku yaa..

suryaden mengatakan...

tapi sayang sekali...
harganya tidak mencerminkan produk yang gagal...

debrian mengatakan...

di bandung banyak brownies neh...

Fanda mengatakan...

Nah ini nih yg aku suka, ada makanan kesukaanku dan dapet inspirasi. Memang betul, kita ga boleh takut gagal, karena semakin banyak kita gagal, semakin dekat pula kita pd kesuksesan.

Antoni mengatakan...

Pertamax...

kacrut mengatakan...

ada sejarahnya prol tape gak?? hihihihihi

itu cerita beneran kah?? masak seh??

panjang jadi aku fast reading.. hiihihihi

therunk mengatakan...

wah.. jadi ngiler saya hehehe

Asal Usul dan Sejarah Ditemukannya Brownies mengatakan...

kue gagal tapi jadi luar biasa..

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar dan kritik yang sopan dan relevan dengan artikel, untuk link exchange bisa disampaikan di cuap-cuap Box. Terimakasih atas komentarnya ^_^

Follower